Pengertian Bid'ah, khurafat, tahayul

Rabu, 23 Mei 2012



Telah banyak penjelasan yang lebih lengkap di internet tentang bid'ah, khurafat, tahayul yang pada dasarnya untuk menjelaskan apa saja ajaran yang bukan berasal dari Allah dan Rasul (bukan ajaran Islam) tapi diyakini dipercaya dan dilakukan oleh orang yang mengaku muslim, padahal seperti yang telah disebutkan sebelumya bahwa sesat jika tidak mengikuti Al Quran dan Sunnah Rasul.

Dan inilah tulisan yang saya kutip dari Islamic Intensive Research.
Bid'ah
Penyembahan kepada Allah (ibadah) tidak boleh dilakukan kecuali dengan syari’at yang terkandung dalam kitab Allah dan Sunnah Rasulullah Saw. Jadi setiap ibadah yang tidak mengikut kedua sumber tersebut maka ibadahnya ditolak berdasarkan hadis Nabi Saw. yang berbunyi:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
"Barangsiapa yang mengada-adakan dalam (urusan) agama ini suatu pekerjaan yang tiada daripadanya, maka (yang diada-adakan itu) tertolak." (Hadis Bukhari, Muslim).

Sementara hadis riwayat Abu Daud dan al-Tirmidhi yaitu hadis Hasan lagi Sahih menyatakan:
عن العرباض بن سارية رضي الله عنه قالو: وعظنا رسول الله صلى الله عليه وسلم:... "إياكم ومحدثات الأمور فإن كل بدعة ضلالة" رواه أبو داود والترمذي وابن ماجه وابن حبان في صحيحه وقال الترمذي حديث حسن صحيح

"Dan jauhilah oleh kamu akan perkara-perkara bid'ah (yang baru diada-adakan), kerana sesungguhnya tiap-tiap bid'ah itu adalah sesat."

a. Khurafat
Khurâfat secara bahasa berarti takhayul, dongeng atau legenda
Sedangkan khurâfy adalah hal yang berkenaan dengan takhayul atau dongeng.
Dalam kamus munawir khurafat diartikan dengan: hal yang berkenaan dengan kepercayaan yang tidak masuk akal (batil)

Pengertian khurâfat dalam Islam
Khurâfat ialah semua cerita sama ada rekaan atau khayalan, ajaran-ajaran, pantang-larang, adat istiadat, ramalan-ramalan, pemujaan atau kepercayaan yang menyimpang dari ajaran Islam .

Berdasarkan pengertian di atas, khurâfat mencakup cerita dan perbuatan yang direka-reka dan bersifat dusta. Begitu juga dengan pemikiran yang direka-reka merupakan salah satu bentuk khurafat.

b. Takhayul
Secara bahasa, berasal dari kata khayal yang berarti: apa yang tergambar pada seseorang mengenai suatu hal baik dalam keadaan sadar atau sedang bermimpi.
Dari istilah takhayul tersebut ada dua hal yang termasuk dalam kategori talhayul, yaitu:
1. Kekuatan ingatan yang yang terbentuk berdasarkan gambar indrawi dengan segala jenisnya, (seperti: pandangan, pendengaran, pancaroba, penciuman) setelah hilangnya sesuatu yang dapat diindera tersebut dari panca indra kita.
2. Kekuatan ingatan lainnya yang disandarkan pada gambar idrawi, kemudian satu dari unsurnya menjadi sebuah gambar yang baru. Gambar baru tersebut bisa jadi satu hal yang benar-benar terjadi, atau hal yang diluar kebiasaan (kemustahilan). Seperti kisah seribu satu malam, Nyai Roro Kidul dan cerita-cerita khurafat lainnya.

Takhayul diartikan juga: percaya kepada sesuatu yang tidak benar (mustahil) . Jadi takhayul merupakan bagian dari khurâfat.
Takhayul menjadikan seorang menyembah kepada pohon, batu atau benda keramat lainnya, mereka beralasan menyembah batu, pohon, keris dan lain sebagainnya untuk mendekatkan diri kepada Allah (Taqarrub) atau karena benda-benda tersebut memiliki ke-digdaya-an (baca: kesaktian) yang mampu menolak suatu bencana atau mampu mendatangkan sebuah kemaslahatan. ini salah satu dampak takhayul. Jika demikian maka Tauhid Rubûbiyyah dan Tauhid Ibadah seorang hamba akan keropos dan hancur. Firman Allah;
ما نعبدهم إلا ليقربونا إلى الله زلفى (الزمر:3)
"Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya"... (QS. 39:3).

Takhayul juga merupakan senjata para ahli bid'ah dalam menguatkan argumennya dengan dalih bahwasanya ini adalah sesuai dengan syari'at yang disandarkan secara dusta kepada salafus shalih.

Di antara faktor-faktor yang mendorong terjadinya khurâfat ialah :
1. Mudah mempercayai benda-benda takhayul
2. Dangkalnya ilmu agama
3. Terpengaruh dengan kelebihan seseorang atau sesuatu benda

Penolakan Islam terhadap mental khurâfat
1. Kepercayaan dan amalan dalam Islam berdasarkan keyakinan bukan sangkaan (Dzan)
2. Tidak mengikut hawa nafsu dan emosi
3. Menolak taklid buta
4. Melarang kepada seorang muslim untuk menuruti pemimpin yang zalim
5. Menolak dakwaan tanpa bukti

Sumber : Islamic Intensive Research
Share this article :

14 komentar:

  1. Maaf..,saya dari Anggar12.co.cc blog meminta kepada Klopototolia' blog untuk memberi-Backlink kembali kepada blog saya yang berganti alamat dari anggar12.co.cc ke alamat reposth.blogspot.com ,alamat dari blog anda sudah saya cantumkan terlebih dahulu di blog saya dengan nama Link Sahabat. TRIMS" atas perhatiannya

    BalasHapus
  2. kalau gitu jangan naik motor, naik unta saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas "orang pinter"
      maksud anda gmana?

      Hapus
    2. dasar memang goblok pikiran lo dikash ilu yg baik ya tetap goblok coba kasih sesuatu yang berbau klenik..orang goblok ini pasti senang

      Hapus
  3. Seandainya ada orang yang meramal bahwa pada sekitar 8 Agustus 2013 akan banyak orang Indonesia yang banyak memperoleh hadiah (makanan, pakaian, atau uang), apakah harus di percaya?

    Salam,

    Nasrullah-Idris

    BalasHapus
    Balasan
    1. tentu saja ga boleh mas bro.. kalau d pikir secara logika aja,apa hubungannya coba? ga nyambung...
      lagian sebagai orang muslim,kita kan ga boleh percaya kpd selain Allah,baik itu ramalan atau apapun.. itu musyrik namanya,menyekutukan Allah..

      Hapus
  4. bagus artikelnya.. i like it.
    setuju buanget deh pokoknya..

    BalasHapus
  5. tahlilan itu apa bid'ah yaaaa?

    BalasHapus
  6. awas bahaya wahabi merajalela... dengan senjata membid'ahkan, sampai mengkafirkan saudara sesama muslim...

    BalasHapus
  7. @kang jo yang di maksud wahabi dari saudi arabia itu bagus untuk kemaslahatan umat sebagai pemurnian agama islam biar terjauh dari TBC takhayul bid'ah dan curofat

    BalasHapus
  8. iya om, kita sesama muslim harus lebih berhati2 atas tindakan mereka, yang terpenting kuatkan iman aja skrg . insya allah bisa terhindar :)

    BalasHapus
  9. sudah pasti ilmu sy sangat terbatas, tp sy ingin berbagi dg smuanya. terutama tentang ramalan. Sy pernah membaca tentang ramalan dr sbuah buku tp sy lupa tntang buku tsb. Utk itu sy mhn maaf. Tp dlm buku tersebut dijelaskan tentang ramalan bahwa ramalan itu ada yg bs dipercaya dan tidak boleh dipercaya. Kalo tidak boleh dipercaya berarti haram/dosa hukumnya!? Ramalan yg dimaksud adalah ramalan yg datangnya dr para dukun atau paranormal. Haram hukumnya kt percaya itu. Tp ada ramalan yg wajib dipercaya yaitu ramalan yg datangnya dari hadist rasul tentunya yg sahih dan dari Al-Quran, misalnya tentang hr Qiamat yg akan datang, turunnya nabi Isya AS ke bumi utk memerangi dajal, lahirnya Imam Mahdi dan masih banyak lg yg akan terjadi yg sudah pasti sesuai renca Allah SWT.











    BalasHapus
  10. Walah
    Wahabi lagi
    Alasan pemurnian agama
    Sepertinya mereka merasa suci ya bisa akses langsung ke allah

    BalasHapus

Silahkan berikan komentar ,saran, dan kritik
Kami sangat berterimakasih atas partisipasi anda :)

 
Support : Copyright © 2013. WIRA-7 - All Rights Reserved
Proudly powered by Google